Kota Pangkalan Balai Ibukota Kabupaten Banyuasin

JelajahSumatera.com - Kota Pangkalan Balai adalah Ibukota Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Sebuah kota kecil yang terletak sekitar 45Km ke arah Barat dari Kota Palembang.

Sebagai sebuah Ibukota Kabupaten, Kota Pangkalan Balai kurang begitu di kenal di Indonesia. Kota Pangkalan Balai bahkan kurang populer di antara Ibukota Kabupaten lain yang ada di wilayah Sumatera Selatan. Orang-orang agaknya kurang begitu paham ciri khas yang mencerminkan posisi Kota Pangkalan Balai.

Kebetulan Kota Pangkalan Balai merupakan Kota kelahiran mimin. Setidaknya begitulah yang tercantum di akta kelahiran, Kartu keluarga (KK) dan KTP yang mimin punya. Dari kota inilah mimin berasal. Oleh karena itu Mimin tertarik untuk menulis tentang Kota Pangkalan Balai.
Secara perlahan sedikit-demi sedikit dalam tulisan ini mimin akan berusaha untuk menunjukkan dan menjawab pertanyaan apa itu Kota Pangkalan Balai? Dimana Letak Kota Pangkalan Balai? dan Bagaimana kondisi Kota Pangkalan Balai.

Apa itu Kota Pangkalan Balai?

Kota Pangkalan Balai merupakan nama dari salah satu Ibukota Kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Kota Pangkalan Balai adalah ibukota Kabupaten Banyuasin.

Dimana Letak Kota Pangkalan Balai?

Letak Kota Pangkalan Balai sebenarnya cukup strategis, berada persis di jalur lintas tengah Sumatera. Jika ingin mengesplorasi wilayah Sumatera, atau sekadar melakukan perjalanan ke Provinsi Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Hingga ke Aceh jika menempuh perjalanan darat maka,  pasti harus lewat Kota Pangkalan Balai.

Lokasi Kota Pangkalan Balai tepatnya berada mulai dari KM 42 ke arah barat dari pusat Kota Palembang. Saat ini ciri khas keberadaan Kota Pangkalan Balai ditandai dengan adanya sebuah Gerbang masuk jalan Lingkar Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin. Tepatnya di Km 42 ke arah barat dari Kota Palembang. Lebih tepatnya lagi di wilayah kelurahan Kayuarakuning Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.
Gerbang Tersebutlah yang  penanda dan menunjukkan bahwa sudah mulai masuk wilayah Kota Pangkalan Balai sebagai Pusat pemerintahan Ibukota Kabupaten Banyuasin. Orang luar seringkali bingung dimana kotanya?  Dimana Kota Pangkalan Balai?

Dengan adanya gerbang tersebut maka kini orang lokal akan menjawab " ya darisitu sudah masuk wilayah Kota 😊.

Secara sederhana jawaban atas batas wilayah Kota Pangkalan Balai adalah mulai dari gerbang masuk tersebut sampai ke gerbang keluar yang berada di Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Panjang jalan Lingkar Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin tersebut sekitar 8,8Km. Sepanjang perjalanan itulah bisa disebut sebagai Kota Pangkalan Balai.

Ya, secara sederhana sejak menjumpai Gerbang Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin sudah masuk wilayah Kota Pangkalan Balai. Melihat posisi dari Gerbang Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin di Kelurahan Kayuarakuning sampai ke Gerbang di Kelurahan Seterio maka diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin sudah mulai menata bahwa wilayah Kota Pangkalan Balai terdiri atas beberapa kelurahan.

Sekilas Sejarah Perkembangan Kota Pangkalan Balai

Meski sebuah Ibukota Kabupaten, sejatinya Kota Pangkalan Balai bukanlah sebuah Kecamatan tersendiri. Hingga kini Kota Pangkalan Balai masih merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.

Nama Kota Pangkalan Balai berasal dari nama pusat Ibukota kecamatan Banyuasin III. Lebih tepatnya lagi dulunya merupakan sebuah desa bernama  Desa Pangkalan Balai di Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Musi Banyuasin.

Lambat laun seiring dengan perkembangan zaman dan semakin pesatnya pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi. Dengan berbagai pertimbangan sangat perlu untuk terjadi pemekaran wilayah di Kabupaten Musi Banyuasin. Berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2002 maka terbentuklah Kabupaten Banyuasin yang merupakan hasil pemekaran dari wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. Dengan Ibukota Kabupaten terletak di Kota Pangkalan Balai.

Seperti sudah mimin singgung sebelumnya, pada awalnya Pangkalan Balai adalah nama Desa. Kemudian statusnya  terus meningkat menjadi Ibukota Kabupaten Banyuasin.

Pada masa awal pemekaran Kabupaten Banyuasin, Pangkalan Balai adalah nama Kelurahan. Kemudian seiring dengan pengembangan wilayah Kota Pangkalan Balai maka, Kelurahan Pangkalan Balai dipecah menjadi dua. Sebelah kanan dari jalan lintas tengah Sumatera ke arah barat Palembang adalah tetap dinamakan Kelurahan Pangkalan Balai. Adapun wilayah sebelah kiri dari Jalur Lintas tengah Sumatera ke arah barat Palembang menjadi kelurahan Kedondong Raye.

Penggunaan nama Kota Pangkalan Balai pun semakin meluas seiring dengan pembangunan Kabupaten Banyuasin. Dengan dibangunnya Gerbang Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin, mempertegas bahwa posisi wilayah Kota Pangkalan Balai meliputi beberapa kelurahan. Pemerintah menetapkan untuk  memetakan Kota Pangkalan Balai meliputi wilayah sepanjang jalan antar Gerbang Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin tersebut.

Meski secara administratif Pangkalan Balai adalah nama salah satu Kelurahan di Kecamatan Banyuasin III, kini sebutan Kota Pangkalan sejatinya telah meluas terdiri atas Kelurahan Kayuarakuning, Kelurahan Muliagung, Kelurahan Pangkalan Balai, Kelurahan Kedondong Raye, dan Kelurahan Seterio.

Bagaimana Kondisi Kota Pangkalan Balai?

Kota? Menyebut Pangkalan Balai sebagai Ibukota Kabupaten tentu selalu akan menyisakan pertanyaan. Dimana bangunan-bangunan megahnya? Dimana pusat keramaiannya? Dan lain sebagainya.

Wajar orang luar bertanya demikian, hal ini terjadi karena saat kita masuk gerbang komplek perkantoran kita tidak akan menemukan satu pun rumah penduduk. Setidaknya untuk saat ini belum.

Namun satu yang pasti Hingga kini Kota Pangkalan Balai adalah ibukota Kabupaten Banyuasin. Silakan tanyakan kepada Google.com atau mesin pencarian yang lain dan kamu pasti akan tahu bahwa jawabannya sudah pasti. Secara administratif Kota Pangkalan Balai adalah Ibukota Kabupaten Banyuasin. Itu tidak bisa terbantahkan lagi. Pusat administratif dimana Bupati, DPRD berkantor. 

Wajah Kota Pangkalan Balai Belum sepenuhnya terbentuk

Jika kamu lewat di sepanjang jalan Lingkar Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin tersebut maka, memang mayoritas yang terlihat hanyalah perkebunan karet milik warga sampai kepada wilayah kantor-kantor pusat pemerintahan Kabupaten Banyuasin.

Pusat keramaian Kota Pangkalan Balai sebenarnya terletak di Pasar Rakyat Kota Pangkalan Balai yang berada persis di sisi jalan Nasional Jalur Lintas tengah Sumatera. Ketika menjumpai Gerbang Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin maka pilihlah jalur lurus mengikuti jalur lintas tengah Sumatera.

Keberadaan Pasar Rakyat Pangkalan Balai ditandai dengan adanya 2 (dua) buah gapura bertuliskan Pasar Rakyat Kota Pangkalan Balai. Berikut gambarnya:

Benar saja, harus diakui oleh setiap masyarakat di Banyuasin  bahwa wajah Pangkalan Balai Sebagai Ibukota Kabupaten Banyuasin Belum sepenuhnya terbentuk. Penanda keberadaan Kota Pangkalan Balai hanya berupa Keberadaan Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin.


Nampaknya wajah Kota Pangkalan Balai baru akan terlihat jelas saat proyek pelebaran jalan lintas tengah Sumatera sepanjang wilayah dari Gerbang Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin di Kelurahan Kayuarakuning sampai ke gerbang Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin di Kelurahan Seterio selesai dilakukan.

Ikon Kota

Sebagai sebuah Kota tentunya Kota Pangkalan Balai juga memiliki beberapa bangunan yang menjadi ikon Kota. Beberapa bangunan ini mungkin tidaklah tenar diluar sana namun sudah amat dikenal oleh masyarakat setempat.

Berikut ini beberapa Ikon Kota Pangkalan Balai antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Masjid Besar Jumhuriah yang terletak di Jalan Nasional Jalur Lintas Tengah Sumatera.
  2. Masjid Agung Al-Amir yang terletak di komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
  3. Tugu Ketahanan Pangan yang terletak di Jalan Lingkar Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
  4. Tugu Hutan Larangan yang terletak di Jalan Lingkar Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
  5. Taman Kota Pangkalan Balai yang terletak di komplek perumahan dinas milik Pemerintah Banyuasin yang bisa ditempuh lewat Jalan Lingkar Pemerintah Kabupaten Banyuasin serta juga bisa lewat Jalan Nasional Jalur Lintas Tengah Sumatera.

Demikianlah sedikit artikel yang dapat Mimin tulis untuk sedikit mengenalkan kepada orang-orang luar tentang Kota Pangkalan Balai. Kota kelahirannya Mimin.

0 Response to "Kota Pangkalan Balai Ibukota Kabupaten Banyuasin "

Posting Komentar

Kami menunggu komentar dari kamu :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel